WORKSHOP PEMANTAUAN DAN PENANGGULANGAN KEJADIAN PEMUTIHAN KARANG

 



DSC N0036Manado (09/06/2016). 
Dalam rangka peringatan Coral Triangle Day tahun 2016, lebih dari 40 orang perwakilan dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan serta ahli dalam pengelolaan terumbu karang hadir dan berdiskusi dalam Workshop Pemantauan dan Penanggulangan Kejadian Pemutihan Karang
pada tanggal 9 Juni 2016 di Manado, Sulawesi Utara. Workshop yang penyelenggaraannya merupakan kerjasama dari Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (Dit.KKHL), Ditjen Pengelolaan Ruang Laut dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir, Badan Litbang KP ini mengambil tempat di Gedung Sekretariat Regional Coral Triangle Initiative di Manado.

 

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP), Badan Litbang KP dalam sambutan pembukaan workshop menyampaikan bahwa pemutihan karang sudah terjadi beberapa kali di Indonesia dan dipandang semakin lama semakin besar dampaknya walaupun secara kongkrit dampak terhadap produktifitas perikanan maupun social ekonomi masyarakat/nelayan belum terdokumentasikan dengan  baik, untuk itu tujuan utama workshop ini adalah untuk mendiskusikan upaya ke depan membentuk sistem pemantuan kejadian pemutihan karang yang efektif serta upaya meminimalkan dampak pemutihan karang.

Sebagai salah satu pembicara utama dalam workshop, Dr. Firdaus Agung, Kasubdit Kemitraan dan Prasarana Konservasi, Dit.KKHL menyampaikan paparan tentang beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Ditjen PRL dalam pemantauan dan merespon kejadian pemutihan karang, diantaranya menyusun panduan pemantauan dan membentuk jejaring pemantuan kejadian pemutihan karang. Sedangkan pembicara utama lainnya yaitu Dr. Novi Susetyo Adi (P3SDLP), Derta Prabuning (Reef Check Indonesia), Prof.Suharsono (P2O LIPI), Prof Dietrich Bengen (IPB) dan Dr. Nita Rukminasari (UNHAS) berturut-turut menyampaikan paparan mengenai: rencana aksi penelitian untuk respon pemutihan karang; status dan hasil pemantauan sementara pemutihan karang; fenomena pemutihan karang dan resiliensi karang Indonesia; dan upaya mengurangi dampak pemutihan dan meningkatkan resiliensi karang.

Dalam sesi diskusi workshop, peserta yang berasal dari UPT lingkup Ditjen PRL (BPSPL Padang, BPSPL Makasar, BKKPN Kupang, LPSPL Sorong, dan BPSPL Pontianak), Dinas KP Provinsi Sulawesi Utara, Pusat Penyuluhan BPSDMKP Bitung, Balai Taman Nasional Laut Bunaken, Mitra Bahari Sulawesi Utara, dan organisasi kemasyarakatan bidang lingkungan terlibat secara aktif dalam berdiskusi baik menyampaikan tanggapan maupun respon terhadap paparan para pembicara


 

Seluruh peserta dan pembicara menyepakati rumusan workshop yang berisi tindak lanjut yang perlu segera dilakukan untuk menanggulangi pemutihan karang adalah:

  1. 1.Penyusunan rencana aksi respon pemutihan karang
  2. 2.Penetapan/pembentukan pokja jejaring respon pemutihan karang,
  3. 3.Penyusunan kebutuhan riset prioritas untuk coral bleaching secara nasional dan regional untuk kawasan CTI.
  4. 4.Penyusunan pedoman pemantauan pemutihan karang versi Indonesia.
  5. 5.Penilaian dampak social dan ekonomi (valuasi ekonomi) pemutihan karang bagi masyarakat dan nelayan untuk meningkatkan atensi public terhadap bleaching event
  6. 6.Sosialisasi dan penyadartahuan akan coral bleaching.

Selain itu, workshop juga menyepakati bahwa rencana aksi respon pemutihan karang diperlukan untuk sinergi dan konsolidasi upaya baik di tingkat pemerintah, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, swasta, NGO, dan masyarakat. Rencana Aksi bertujuan diantaranya untuk: meningkatkan kapasitas respons kejadian pemutihan karang; mengurangi stress/gangguan karang khususnya yang disebabkan oleh aktivitas manusia; mempercepat pemulihan; dan meningkatkan resilience karang. Sama halnya, disepakati pula bahwa kolaborasi untuk respon pemutihan karang akan dilaksanakan melalui Pokja baik untuk kegiatan pemantauan maupun riset. Kegiatan pemantauan dikoordinasikan oleh Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Ditjen PRL dan kegiatan riset dikoordinasikan oleh P3SDLP Badan Litbang KP. (FA/HYD)

 

 

Sumber:

Subdit Kemitraan dan Sarana Prasarana Konservasi

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Ditjen Pengelolaan Ruang Laut

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

P/F: 021-3522045

Penulis:

Firdaus Agung

Hadi Yoga Dewanto

 

Photo credit:

P3SDLP, Balitbang KP

You have no rights to post comments

5341592
Today
Yesterday
This Week
This Month
Last Month
Alldays
314
2983
19531
67202
96937
5341592

Your IP: 54.161.91.76
Server Time: 2017-09-23 03:40:44

 

Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan

Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com