Menteri Susi: Infrastruktur, Kendala Pengangkutan Hasil Laut

konferensi nasional 9cSURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan hingga kini masalah infrastruktur menjadi kendala utama pengangkutan hasil laut dari suatu daerah ke daerah lain sehingga mengurangi kesegaran komoditas tersebut.

"Apapun hasil perikanan yang ditangkap nelayan Indonesia, ya harus diberikan pengangkutan yang maksimal," kata Susi yang ditemui saat membuka Konferensi Nasional Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Laut dan Pulau-Pulau Kecil Menuju Tata Kelola Laut yang Berkelanjutan, di Hotel JW Marriott Surabaya, Rabu malam.

Dia mengatakan, kendala alat transportasi dan permodalan dihadapi nelayan di Tanah Air. Padahal, selama ini konsumen menginginkan ikan dan sumber kekayaan laut lain yang dijual dalam kondisi segar.

"Semua ingin ikan segar dan dibeli dalam keadaan hidup. Akan tetapi, infrastruktur di Indonesia lagi-lagi menjadi kendala," tegasnya.

Bahkan, contoh dia, pihaknya menyadari sulitnya pengangkutan hasil perikanan seperti lobster dari Pacitan ke Jakarta yang membutuhkan waktu hingga 21 jam. Sementara, jika dikirim menggunakan pesawat, maka peluang pengangkutan bisa lebih cepat, yakni antara satu hingga dua jam.

"Akibatnya, dari 1 ton lobster hidup yang dikirim ke Jakarta (lewat darat), sebanyak 2 kuintal di antaranya ke mati," katanya.

Ia mengharapkan keinginannya untuka menerbangkan lobster dari Pacitan ke Jakarta dalam keadaan hidup bisa terealisasi segera. Bila lobster mati maka harga jualnya 75 persen lebih murah.

"Jual lobster yang benar-benar hidup beda harganya dengan yang sudah mati," katanya.

Pada kesempatan sama, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, meyakini, dengan adanya sejumlah pelabuhan di Jatim maka dapat membantu permasalahan logistik di wilayah kerjanya. Salah satunya memperlancar pengiriman hasil tangkapan nelayan.

"Tidak mungkin biaya logistik murah kalau tidak ditunjang konektivitas. Sementara, potensi perikanan di Jatim ada hasil tambak, kolam, dan laut sehingga dengan seringnya Bu Susi menangkap kapal asing yang masuk di perairan Indonesia maka produksi perikanan di Jatim bisa naik signifikan," katanya.

sumber : nasional.kompas.com

foto: antaranews.com

 

 

You have no rights to post comments

8626986
Today
Yesterday
This Week
This Month
Last Month
Alldays
2705
5865
38631
38631
153895
8626986

Your IP: 3.231.229.89
Server Time: 2019-12-07 13:39:00

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com