Tanam Mangrove Bersama Presiden SBY, Ronaldo: Saya Senang Datang ke Indonesia

SBY RonaldoDenpasar 26/06 (Seputarbali.com) Pemain sepakbola terkemuka dunia, Christiano Ronaldo, memenuhi janjinya menghadiri “Bali Save Mangrove, Save Earth (BSMSE)”, di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Tanjung Benoa, Bali, Rabu (26/6) siang. Ronaldo yang ditunjuk sebagai Duta Forum Peduli Mangrove (FPM) Indonesia pada kesempatan itu juga mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono untuk menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai.

Dalam sambutannya Christiano Ronaldo menyampaikan terima kasih kepada Presiden SBY dan Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono yang telah memberinya kesempatan hadir di Bali untuk menjadi Duta Forum Peduli Mangrove Indonesia.

“Ini merupakan suatu kehormatan untuk datang kembali ke Indonesia. Saya senang sekali dating ke Indonesia dan peran saya di Bali pada hari ini dapat memberikan dorongan kepada inisiatif menyelamatkan hutan bakau,” kata pemain sepakbola termahal di dunia itu.

Selengkapnya...

Mantapkan Target 20 Juta Ha Kawasan Konservasi, KKP Luncurkan Program Anugerah E-KKP3K (E-MPA Awards)

Loknas kp3kKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mantapkan target 20 juta hektar kawasan konservasi pada tahun 2020. Pada tahun 2012 Indonesia telah memiliki 15,78 juta ha kawasan konservasi yang hari ini telah mencapai 16 juta ha, yang artinya telah melebihi target capaian luas 15,5 juta ha pada tahun 2014. Demikian ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, ketika membuka Lokakarya Nasional Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, di Jakarta, Selasa (25/06).

Capaian ini merupakan bukti komitmen yang telah diusung Pemerintah Indonesia Presiden Susilo Bambang Yudhoyonodalam forum Conference of the Parties Convention on Biological Diversity (COP-CBD) di Brazil tahun 2006 yang berkomitmen menetapkan dan mengelola Kawasan Konservasi Perairan seluas 10 juta hektar (ha) pada tahun 2010, dipertegas pada acara World Ocean Conference dipertegas tahun 2009 di Manado untuk memantapkannya menjadi 20 juta ha pada tahun 2020.

Selengkapnya...

Serah Terima Jabatan Direktur KKJI

DSC 0032Jabatan Direktur Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan, Ditjen KP3K diserahterimakan dari Dr. Ir. Toni Ruchimat, MSc kepada Ir. Agus Dermawan, MSi. Serah terima berlangsung di Ruang Rapat Ditjen KP3K pada hari Senin 10 Juni 2013. Ir. Agus Dermawan, MSi sebelumnya adalah Direktur Pemberdayaan Pulau-pulau Kecil, Ditjen KP3K, sedangkan Dr. Ir. Toni Ruchimat, MSc. menjadi Direktur Sumberdaya Ikan, Ditjen Perikanan Tangkap.

Dalam acara pisah sambut Dr. Ir. Toni Ruchimat, MSc menyampaikan terima kasih kepada seluruh staf yang telah bekerjasama membina kekompakan selama dua tahun kepemimpinannya dan berharap kerjasama ini akan terus ditingkatkan terutama dalam mewujudkan program-program konservasi dan tantangan ke depan dalam melestarikan sumberdaya perairan. Sedangkan Ir. Agus Dermawan, MSi, mengajak untuk bersama-sama mengembangkan konservasi kawasan dan jenis ikan melalui dukungan data dan informasi yang baik serta pengembangan jejaring kawasan konservasi perairan.

DSC 0035 DSC 0033

DSC 0027 DSC 0031

KKP Tetapkan Hiu Paus (Rhincodon typus) Sebagai Ikan Yang Dilindungi

Free Sammy rhe Shark1Senin (20/5), Kementerian Kelautan dan Perikanan akhirnya setelah melalui proses panjang tetapkan ikan hiu paus (Rhincodon typus) sebagai jenis ikan yang dilindungi secara penuh melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 18 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus). Proses penetapan status perlindungan ikan hiu paus ini sudah mel melalui tahapan yang diatur dalam Permen KP No. 03 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penetapan Status Perlindungan Jenis Ikan, yang meliputi Usulan Inisiatif, Verifikasi Usulan, Analisis Kebijakan, Rekomendasi Ilmiah, dan Penetapan.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) selaku Otoritas Kelimuan juga telah memberikan rekomendasi perlindungan penuh ikan hiu paus (Rhincodon typus) melalui surat Nomor. 2425/IPH.1/KS.02/X/2012 tanggal 12 Oktober 2012, perihal Perlindungan Ikan Hiu Paus yang menyatakan bahwa ikan hiu paus sudah memenuhi kriteria sebagai ikan yang statusnya perlu dilindungi secara penuh sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2007 tentang Konservasi Sumber Daya Ikan.

Selengkapnya...

Memedomani Tata Batas Kawasan Konservasi Perairan, Persisir Dan Pulau-Pulau Kecil

Pedoman Tata batasBahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 19 ayat (3) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.17/MEN/2008 tentang Kawasan Konservasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.02/MEN/2009 tentang Tata Cara Penetapan Kawasan Konservasi Perairan, dipandang perlu menetapkan Petunjuk Teknis Penataan Batas Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K); bahwa untuk itu perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur Jenderal.

Selengkapnya...

8363441
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
95
7221
21676
80798
155352
8363441

IP Anda: 18.204.48.40
Waktu Server: 2019-10-16 00:13:04

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com