Human and natural threat to marine mammals

IMG 8339Marine mammals are highly mobile and migrant animals that travel all over the world’s oceans making them vulnerable to human and natural threats.

Speaking at a workshop on marine mammal rescue and rehabilitation efforts in Sanur on Tuesday, Agus Dermawan, director of marine conservation at the Maritime Affairs and Fisheries Ministry, said that rescue efforts, rehabilitation and conservation of marine mammals had to be conducted jointly with other countries.

“The efforts will be cross-country initiatives,” Dermawan said.

Around 11 countries participated in a workshop to improve the capacity of human resources and to enhance networks on marine mammal rescue and rehabilitation efforts.

Selengkapnya...

11 Negara Ikuti Pelatihan Penyelamatan Mamalia laut Bertaraf Internasional di Bali

11 NegaraSenin (25/11), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Indonesian Biodiversity Research Center (IBRC), Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), dan Ocean Park Foundation menyelenggarakan pelatihan penyelamatan mamalia laut terdampar di Denpasar, Bali. Pelatihan bertaraf internasional yang diselenggarakan selama 4 hari ini diikuti oleh peserta dari 11 negara, diantaranya China, Hong kong, Bangladesh, Myanmar, Philipines, Malaysia, Sri lanka, USA, India, Cambodia, Singapore dan Indonesia sendiri. Pelatihan yang dibuka oleh Direktur Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan, Ir. Agus Dermawan, M. Si ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dan memperkuat jejaring dalam upaya penyelamatan mamalia laut yang terdampar.

Selengkapnya...

Workshop E-KKP3K untuk Pengelolaan Efektif Kawasan Konservasi di Indonesia

Press rilis1Pada minggu kedua bulan November 2013 Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan telah melaksanakan pertemuan workshop dalam rangka membahas hasil evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil tingkat nasional. Pertemuan dihadiri pengelola kawasan konservasi perairan nasional lingkup BKKPN Kupang dan LKKPN Pekanbaru termasuk para koordinator Satuan Kerja (Satker) Pengelola 10 (sepuluh) Kawasan yang terdiri dari Satker TWP Laut Banda, TWP Pulau Pieh, TWP Kepulauan Anambas, TWP Kapoposang, TWP Padaido, SAP Raja Ampat, SAP Aru Tenggara, SAP Waigeo Sebelah Barat TWP Gili Matra dan TNP Laut Sawu.

Sejatinya pertemuan ini bertujuan membahas hasil implementasi Pedoman E-KKP3K di lapangan terhadap kawasan-kawasan konservasi yang telah dinilai berdasarkan pedoman tersebut. Seperti kita ketahui Pedoman E-KKP3K merupakan pedoman evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia yang telah ditetapkan Direktur Jenderal KP3K Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2012. Tahun ini, pedoman tersebut telah menjadi acuan dalam pengelolaan efektif kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia. Pertemuan ini membahas status efektivitas pengelolaan KKPN dan KKPD hasil implementasi E-KKP3K.

Selengkapnya...

Bimbingan Teknis Calon Redaktur Website Data dan Informasi KKJI

bimtek 1Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Redaktur website data dan infromasi Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan, kegitan ini dimaksudkan untuk meningkatkan SDM calon pengelola website KKJI. Adapun peserta Bimtek berasal dari Pusat (Dit KKJI) dan UPT KP3K (BPSPL Pontianak, BPSPL Padang, BPSPL Bali, dan LKKPN Serang).

Selengkapnya...

Genjot Pengelolaan Efektif, KKP Tanam 11 Ribu Bibit Mangrove di Ujungnegoro

Genjot 1Dalam rangka mendukung pengelolaan efektif kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil khususnya di Kabupaten Batang, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengadakan penanaman mangrove di Kawasan Taman Pesisir Ujungnegoro-Roban pada Rabu, 30 Oktober 2013. Kegiatan yang dimotori Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan-Kementerian Kelautan dan Perikanan ini melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah setempat. “Kegiatan ini merupakan aksi nyata Kementerian Kelautan dan Perikanan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung pengelolaan efektif Taman Pesisir Ujungnegoro-Roban Kabupaten Batang” ujar Direktur Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Ir. Agus Dermawan, M.Si. Ia menambahkan penanaman mangrove yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan berjumlah total 11 ribu batang dan akan disebar di sekitar kawasan Taman Pesisir. Pada kesempatan tersebut penanaman diselenggarakan secara simbolik untuk kemudian dilanjutkan pada akhir bulan November menyesuaikan dengan kondisi musim untuk mendapatkan hasil tanam terbaik. Selain dihadiri masyarakat setempat, kegiatan yang dirangkai dengan pembinaan teknis perlindungan dan pelestarian kawasan ini dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang drh.Mardjoko beserta staf dan mendapat dukungan penuh dari Bupati Batang Yoyok R Sudibyo. Pada momen tersebut Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan juga menyampaikan dukungan pondok informasi dan pemantauan yang selanjutnya akan dibangun dan dikelola oleh masyarakat secara partisipatif, juga atas dukungan PT. Bhimasena Power Indonesia.

Selengkapnya...

8240114
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2042
4813
2042
112823
150103
8240114

IP Anda: 100.26.182.28
Waktu Server: 2019-09-22 10:56:54

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com