Pelestari Terumbu Karang Dari Bali Raih Penghargaan UNDP

Yayasan Karang Laut Pemuteran, yang dirintis oleh I Gusti Agung Prana, akan mendapatkan penghargaan “The Equator Price Award” dari Badan Program Pembangunan Dunia, UNDP yang dilakukan di Rio de Janeiro, Brazil, 20 Juni 2012 mendatang.

Agung Prana mendirikan Yayasan Karang Laut Pemuteran di Kecamatan Gerokgak, Bali tahun 1990 silam, yang bertujuan untuk melestarikan terumbu karang di perairan laut Pemuteran. Ketika itu, lelaki ini merasa prihatin melihat kelestarian alam bawah laut di desanya terancam punah karena ulah orang-orang tak bertanggung jawab.

Selengkapnya...

Indonesia Tawarkan Konsep Penyelamatan Laut Terkini

RIO de JANEIRO-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memimpin delegasi Indonesia menawarkan konsep penyelamatan laut dalam rangkaian Konferensi PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan di Rio de Janeiro, Brazil, Kamis pagi waktu setempat atau Kamis malam (21/6)waktu Jakarta. "Selama beberapa dekade kita memberikan begitu banyak perhatian terhadap solusi berbasis daratan untuk mengatasi masalah perubahan iklim. Namun, kita juga harus mengeksplor potensi laut dan pantai dalam menghadapi dampak perubahan iklim," kata Yudhoyono saat menyampaikan pandangannya dalam acara "Leaders Valuing Nature, High-Level Leadership Platform at Rio+20: Commitments to the Green Economy".

Selengkapnya...

Presiden Yudhoyono Hadiri KTT Rio+ 20

Rio de Janeiro, (ANTARA) - Konferensi Tingkat Tinggi PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan atau yang lebih dikenal sebagai Rio+20 secara resmi dibuka di tengah cuaca mendung dan hujan gerimis kota Rio de Janeiro, Brazil, Rabu sore waktu setempat atau Kamis WIB oleh Presiden Brazil Dilma Rousseff. Konferensi yang diselenggarakan di Rio Centeryang terletak di pinggiran kota wisata populer Brazil itu dihadiri oleh lebih dari 100 kepala negara atau kepala pemerintahan dari seluruh dunia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Selengkapnya...

Ditjen KP3K Bentuk 16 Satker Pelayanan CITES Spesies Aquatik di Wilker B/PSPL

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya mengamanatkan bahwa ketentuan mengenai satwa yang dilindungi diatur dengan Peraturan Pemerintah. Oleh karena itu Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa menguraikan tentang jenis satwa liar yang dilindungi, termasuk yang habitatnya di wilayah perairan. Selanjutnya dalam rangka pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar bagi kesejahteraan masyarakat dengan memperhatikan kelangsungan potensi, daya dukung, dan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa liar, ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis dan Tumbuhan Liar. Dan pengelolaan terhadap tumbuhan dan satwa liar tersebut dilakukan oleh Kementerian/Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Kehutanan

Selengkapnya...

Resolusi 10/12 IOTC, Antara Jualan Ikan Tuna dengan Hiu

Belum lama ini kita mendengar berita tentang penjualan ikan termahal di dunia, “Seekor ikan tuna laku terjual US$736.500 (sekitar Rp6,7 miliar) dalam lelang di pasar ikan Tsukiji, Tokyo, hari Kamis (5/1), menjadikannya sebagai ikan termahal di dunia“ begitu informasi yang dimuat dalam berita. Melihat kondisi dan potensi sumber daya laut dan perikanan negara kita, saya membayangkan berita ini terjadi di Indonesia. Perairan Indonesia yang terletak di "The Coral Triangle" adalah salah satu wilayah penghasil ikan terbesar di dunia. Salah satu potensi ikan laut yang menjadi andalan di Indonesia, yakni Tuna yang hidup di laut dalam khususnya di Perairan Indonesia bagian Timur meliputi Laut Makassar, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Sulawesi, Laut Arafuru dan Laut Papua.

Selengkapnya...

7910676
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
3709
4135
11456
66595
130916
7910676

IP Anda: 35.171.183.163
Waktu Server: 2019-07-16 21:24:05

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com