Paus akan Diselimuti Jaring & Ditenggelamkan di Perairan Pulau Kotok

Jakarta Bangkai paus yang semula terdampar di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, saat ini sudah berada di perairan dekat Pulau Kotok, Kepulauan Seribu. Rencananya besok pagi bangkai mamalia laut itu akan ditenggelamkan.

"Kami tiba di Pulau Kotok pukul 19.00 WIB. Sekarang pausnya ada di tengah laut, besok akan ditenggelamkan karena sudah busuk," ujar Director National Association of Underwater Instructure Global Dive Center, John Edward Sijabat, kepada detikcom, Senin (30/7/2012) malam.

Selengkapnya...

The 12th International Coral Reef Symposium Cairns-queensland, Australia

Kegiatan simposium ini dilaksanakan selama 5(lima) hari, Senin-Jum’at tanggal 9-13Juli 2012 bertempat di Cairns Convention Centre dan The Sebel Hotel Cairns, Queensland, Australia. International Coral Reef Symposium (ICRS) merupakan pertemuan besar dunia tentang sains terumbu karang yang dilaksanakan setiap 4 tahun. Organisasi yang mendukung adalah International Society for Reef Studies. Pertemuan empat tahunan ICRS ini memberikan kesempatan yang baik dan langka untuk berbagi temuan penelitian dengan para ilmuwan, lembaga pemerintahan, manajer sumberdaya, dan organisasi non-pemerintah di seluruh dunia. ICRS sebelumnya telah dilaksanakan di Fort Lauderdale, USA (2008), Okinawa, Japan (2004), Bali, Indonesia (2000), Panama City, Panama (1996), Mangilao, Guam (1992), Townsville, Australia (1988), Tahiti, French Polynesia (1985), Manila, Philippines (1981), Miami, USA (1977), MV Marco Polo, Australia (1974), dan Mandapam Camp, India (1969).

Selengkapnya...

Workshop Prioritas Penetapan Status Perlindungan Jenis Ikan Terancam Punah

Seiring dengan Meningkatnya kebutuhan manusia dan tekanan terhadap lingkungan khususnya sumberdaya hayati laut, mengakibatkan terjadinya penurunan populasi beberapa biota perairan. Hal ini menyebabkan beberapa biota perairan seperti ikan Terubuk, Hiu, Napoleon, Capungan Banggai, Dugong, Penyu, dan Labi-Labi menjadi langka dan terancam punah. Menurut Fishbase, 140 jenis ikan di Indonesia terancam punah dan 120 jenis termasuk jenis ikan endemic. Untuk mengatasi penurunan populasi yang terus menerus dan mengantisipasi atau jangan sampai terlambat dalam penyelamatan jenis ikan ini dimasa yang akan datang, maka perlu dilakukan upaya perlindungan terhadap jenis ikan yang terancam punah.

Selengkapnya...

Pertemuan Tahunan Keenam Sub-Committee on Marine Protected Areas (MPAs) and Networks

Pertemuan Tahunan Keenam Sub-Committee on Marine Protected Areas (MPAs) and Networks, dibawah kerangka kerjasama regional Sulu-Sulawesi MArine Ecoregion (SSME), antara Pemerintah Indonesia, Malaysia dan Filipina berlangsung dari tanggal 2-3 Juli 2012, bertempat di Hotel Cocoon Boutique, 61 Scout Tobias cor. Scout Rallos street, Barangay Laging Handa, Quezon City 1103, Filipina.  

Selengkapnya...

RI-AS Perkuat Kerja Sama Konservasi Laut

Pemerintah Indonesia dan Badan untuk Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) memperkuat kerja sama konservasi laut untuk melindungi sumber daya kelautan dan perikanan. Kerja sama itu melalui Marine Protected Areas Governance (MPAG). Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, dalam acara peluncuran program MPAG, Kamis (5/7/2012), di Jakarta, mengemukakan, pengembangan kawasan konservasi juga diarahkan untuk mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru yang dilakukan melalui pendekatan ekonomi biru.

MPAG merupakan bagian dari komitmen USAID guna mendukung upaya Indonesia dalam mengembangkan kebijakan program konservasi perairan di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan kawasan konservasi perairan 20 juta hektar. Hingga pertengahan tahun 2012, Indonesia telah menetapkan kawasan konservasi laut 15,5 juta hektar atau 77,5 persen. AS telah memberikan kontribusi sejumlah 6 juta dollar AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan kawasan konservasi seluas 20 juta hektar.

Selengkapnya...

8504268
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
5186
5530
25972
69808
151817
8504268

IP Anda: 35.172.111.215
Waktu Server: 2019-11-14 23:27:32

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com