Orentasi Kegiatan Aquaria dan Koleksi Jenis Ikan Terancam Punah

Direktorat konservasi kawasan dan jenis ikan, sebagai bagian dari Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau Pulau Kecil mengemban misi mengembangkan konservasi sumberdaya ikan dan lingkungannya melalui upaya perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan yang berkelanjutan pada tingkat ekosistem, jenis dan genetik dalam rangka menjamin keberadaan, ketersediaan, dan kesinambungan dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragaman sumberdaya ikan untuk kesejahteraan masyarakat.

Selengkapnya...

Kawasan Konservasi Perairan Penting untuk Perlindungan Paus

Kawasan Taman Nasional Perairan Laut Sawu rumah bagi satwa cetacean bermigrasi dan menetap

Diskusi MamaliaMataram, Lombok, 22 Oktober 2012 – Sekretaris Jenderal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gellwynn Jusuf, mengatakan bahwa Kawasan Taman Nasional Perairan Laut Sawu memainkan peranan yang penting dalam melindungi keanekaragaman hayat, termasuk satwa cetacean yang bermigrasi dan menetap. Hal ini disampaikan pada pembukaan acara diskusi Penyelamatan Mamalia Laut Terancam dan Peranan Kawasan Konservasi Perairan, yang diselenggarakan di tengah-tengah Konferensi Nasional Perlindungan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil ke VIII, di Mataram hari, Senin (22/10).

Terletak di Nusa Tenggara Timur di bagian tenggara kawasan Segitiga Terumbu Karang, Taman Nasional Perairan Laut Sawu dicadangkan secara resmi di tahun 2009, meliputi luasan sebesar 3,5 jutahektar. Laut Sawu mengandung habitat-habitat terumbu karang dan pelagis yang sangat produktif, dan habitat laut dalamnya yang terletak dekat dengan darat adalah salah satu cirri unik kawasan ini. 18 jenis satwa cetacean, termasuk Paus Biru yang langka, dan 6 dari 7 jenis penyu laut yang ada di dunia, dapat ditemukan di kawasan ini. Laut Sawu tidak saja merupakan koridor ruaya yang penting bagi cetacean yang bermigrasi, namun juga merupakan tempat tinggal bagi beberapa jenis paus yang sebagian besar hidupnya berada di kawasan ini.

Selengkapnya...

Kronologis Terdampar Paus Pilot (Short Finned Pilot Whale) di Kab. Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur, Propinsi NTT

berita pausPada hari Senin, tanggal 1 Oktober 2012 sekitar pukul 19.00 WITA masyarakat pesisir desa Deme, Kecamatan Sabu, Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi NTT melaporkan kepada Camat bahwa mereka menemukan paus terdampar disekitar pantai. Pada malam itu juga camat memberikan informasi kepada Bapak Bupati Kabupaten Sabu Raijua Ir. Marthen Dira Tome mengenai kejadian paus terdampar tersebut. Bupati setelah mendapatkan laporan dari Camat tersebut pada malam itu juga bersama dengan Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan beserta Polisi turun kelapangan melihat kondisi paus yang terdampar tersebut.

Selengkapnya...

Pertemuan Negara Pihak Ke-11 Konvensi Keanekaragaman Hayati, 8-11 Oktober 2012, Hyderabad, India

The Eleventh Conference of the Parties of the Convention on Biological Diversity (Pertemuan Negara Pihak Ke-11 Konvensi Keanekaragaman Hayati) berlangsung di Hyderabad, India. Pertemuan tersebut telah berlangsung sejak tanggal 8 Oktober 2012 dan akan berakhir pada tanggal 19 Oktober 2012. Pertemuan dihadiri lebih dari 14.400 peserta yang terdiri dari perwakilan 173 Negara Pihak CBD, organisasi internasional, Non-governmental organization, Indigenous and Local Communities, kalangan industri, kelompok peneliti, serta observer. Delegasi Republik Indonesia (Delri) terdiri atas wakil dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kehutanan serta Kementerian Luar Negeri.

Selengkapnya...

Sebanyak 46 Paus Terdampar di NTT

Sebanyak 46 paus terdampar di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Beberapa berhasil dilepaskan kembali ke laut, sementara sebagian besar masih dalam kondisi lemah dan ada yang mati. "Pada hari Senin, 1 Oktober 2012 sekitar pukul 19.00 Wita, telah terdampar 44 paus di Desa Deme, Kecamatan Liae," kata Raimundus Nggajo, Kepala Seksi Pendayagunaan dan Pengawasan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang (Kepala Seksi Pendayagunaan dan Pengawasan BKKPN Kupang) lewat pesan singkat.

Selengkapnya...

8240062
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1990
4813
1990
112771
150103
8240062

IP Anda: 100.26.182.28
Waktu Server: 2019-09-22 10:53:09

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com