40 Tahun Konvensi CITES

Ketika banjir besar akan melanda dunia, Nabi Nuh mengangkut semua binatang secara berpasangan keatas kapal. Binatang-binatang yang diangkut bukan hanya binatang ternak tapi juga binatang liar Berbeda dengan jaman Nabi Nuh, ancaman kelestarian satwa dan tumbuhan liar di jaman modern adalah permintaan yang tak terbatas dari pasar global. Semakin canggihnya moda transportasi dan teknologi komunikasi antar negara memberi insentif tersendiri bagi perdagangan internasional dalam bentuknya yang bervariasi, mulai dari satwa dan tumbuhan hidup hingga produk derivatifnya seperti makanan olahan kulit binatang, kayu ukiran, bahan obat-obatan, bahan perhiasan, dan souvenir wisata. Kondisi ini mendorong terjadinya eksploitasi besar-besaran yang mengarah pada terjadinya kepunahan spesies .

Selengkapnya...

Pengelolaan Berkelanjutan Kawasan Konservasi Untuk Kesejahteraan

 DSC2999-2Konservasi sumberdaya ikan merupakan rangkaian yang tidak bisa dipisahkan dari upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan sumberdaya. Termasuk di dalamnya adalah pengelolaan kawasan konservasi perairan, jenis ikan, dan genetik ikan untuk menjamin ketersediaan dan keberlanjutannya.

Merujuk UU No 31 tahun 2004 tentang Perikanan beserta perubahannya (UU No 45 tahun 2009) dan PP No 60 tahun 2007 tentang Konservasi Sumberdaya Ikan, paling tidak 2 (dua) hal penting dimuat sehingga menjadi paradigma baru dalam konteks pengelolaan kawasan konservasi. Pertama, Pengelolaan diatur dengan sistem zonasi. Ada 4 (empat) pembagian zona yang dapat dikembangkan di dalam kawasan konservasi perairan menurut peraturan di atas.

Selengkapnya...

KKJI Bahas Perlindungan Bambu Laut (Isis hippuris)

bambu lautOktokoral, merupakan biota penyusun terumbu karang kedua sesudah karang batu. Bambu laut (Isis hippuris) merupakan salah satu jenis oktokoral yang hidup diperairan tropis Indo - Pasifik. Jenis ini dikelompokan dalam kelompok gorgonian, yaitu kelompok oktokoral yang tumbuh dan muncul dari substrat dasar dan mempunyai kerangka dalam (aksial) yang kokoh. Di Indonesia jenis ini mendominasi perairan Indonesia bagian timur, terutama perairan Sulawesi, Maluku dan Papua.

Bambu laut diketahui mengandung senyawa antivirus dan banyak dimanfaatkan secara umum oleh masyarakat sebagai bahan baku farmasi. Laporan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pangkep bambu laut juga dicari untuk bahan campuran pembuatan keramik porselin. Biota beruas-ruas seperti bambu ini banyak diperdagangkan dan diekspor ke Eropa, Amerika, dan sebagian Asia. Permintaan pasar terbesar adalah dari Cina dan memiliki harga yang tinggi.

Selengkapnya...

Poin Kunci Disepakati Dalam Diskusi Terfokus Model Ko-Manajemen Kkp/Kkp3k

Ko-mgt2Dalam diskusi yang telah dilakukan dalam Lokakarya Ko-Management KKP di IPB Convention Center pada tanggal 5 Februari 2013 yang lalu, terdapat beberapa hal yang disepakati mengenai enabling factor ko-manajemen yang menyangkut konten faktor-faktor untuk kesuksesan penerapan ko-manajemen, konten proses pelibatan pemerintah dalam ko-manajemen KKP/KKP3K maupun konten proses pelibatan masyarakat dalam pengelolaan KKP nasional.

Hal ini juga ditegaskan oleh Direktur Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Dr. Toni Ruchimat yang hadir membuka acara sekaligus memberikan arahan pelaksanaan diskusi tersebut. Dimana berdasarkan PP 60 tahun 2007 tentang konservasi sumberdaya ikan pada pasal 18 telah menyatakan bahwa Pemerintah atau pemerintah daerah sesuai kewenangannya dalam mengelola kawasan konservasi dapat melibatkan masyarakat melalui kemitraan antara unit organisasi pengelola dengan kelompok masyarakat dan/atau masyarakat adat, lembaga swadaya masyarakat, korporasi, lembaga penelitian, maupun perguruan tinggi. Lebih lanjut, pasal 18 PP 60 tahun 2007 pada ayat 2 juga telah mengamanatkan pemerintah untuk menyusun peraturan menteri tentang kemitraan tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut, pertemuan pada hari ini diharapkan bisa menjadi bagian dari masukan bagi peraturan menteri tersebut. Beberapa waktu yg lalu, tanggal 21 Januari 2013 KKJI juga telah melaksanakan FGD terbatas untuk membahas konsep co-management bersama konsorsium MPAG dengan difasilitasi WWF Indonesia.

Selengkapnya...

Lokakarya Ko-Manajemen KKP

lokakarya co-mgtBogor – IPB-ICC (5-2-2013). Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2007 tentang Konservasi Sumberdaya Ikan memandatkan penyusunan peraturan menteri tentang kemitraan dalam mengelola Kawasan Konservasi Perairan (KKP). Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan (Dit. KKJI) bekerjasama dengan mitra berinisiatif menjaring masukan dan pendapat terkait substansi peraturan menteri tentang kemitraan tersebut melalui sebuah lokakarya. Lokakarya sehari ini terselenggara atas kerjasama antara Dit.KKJI, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut (PKSPL) – Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Marine Protected Areas Governance (MPAG) program.

Selengkapnya...

8206689
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
438
4859
5297
79398
150103
8206689

IP Anda: 34.226.234.20
Waktu Server: 2019-09-16 01:20:06

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com