Direktorat KKJI Berkolaborasi dengan WWF Menginisiasi Pembentukan Jejaring KKP Lesser Sunda

meeting lesser sundaBali, Bentang laut lesser Sunda merupakan bentang laut yang memiliki wilayah konservasi perairan kurang lebih lima juta hektar yang meliputi semua jenis kawasan konservasi di wilayah perairan pesisir dan pulau-pulau kecil yang tersebar dari Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Selain Itu Bentang Laut Lesser Sunda merupakan wilayah penting untuk pariwisata bahari dan perikanan dengan karakteristik yang sangat beragam. Wilayah ini juga merupakan wilayah penting dalam migrasi mamalia laut dan ekosistem penting termasuk beberapa spesies yang terancam punah.

 

Begitu bersarnya potensi di Bentang laut lasser sunda maka diperlukan langkah-langkah yang mensinergikan seluruh pihak terkait, guna mengoptimalkan fungsi kawasan untuk melindungi keanekaragaman hayati laut di perairan dangkal maupun laut dalam untuk mendukung pemanfaatan laut yang berkelanjutan. Pada tanggal 26-27 Januari 2015, bertempat di Kantor WWF-Indonesia, Denpasar, Bali, Dit KKJI dan WWF berkolaborasi menginisiasi pembentukan jejaring Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Lesser sunda melalui penyelengaraan Lokakarya kecil yang bertemakan Gambaran Umum dan Analisis Kesenjangan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Wilayah Bentang Laut Lesser Sunda. Kegitan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi & pemuktahiran data dan informasi, pembahasan mekanisme dalam pembentukan sebuah jejaring KKP/KKP3K di Bentang Laut Lesser Sunda dan pemaparan hasil kajian WWF tentang jejaring KKP/KKP3K di Bentang Laut Lesser Sunda.

 

Acara dibuka oleh Dr. Ahsanal Kasasiah, selaku Kasubdit Jejaring, Data dan Informasi Konservasi dan dihadiri oleh Kasubdit Konservasi Kawasan, Dit KKJI, Kepala BPSPL Denpasar, Kepala BKKPN Kupang, BKSDA NTT, Perwakilan dari DKP Provinsi Bali, NTB dan NTT, Serta Mitra dan Stakholder Konservasi. dalam paparanya Dr. Ahsanal Kasasiah menjelaskan bahwa pada tahun 2014 luas KKP yang diinisiasi pemenrintah pusat dan daerah mencapai 16,45 Juta Ha, namun sayangnya sebagian besar KKP yang sudah dicandangkan maupun ditetapkan belum memenuhi status efektiv secara mandiri. Pembentukan Jejaring KKP pada dasarnya merupakan kerjasama antara dua atau lebih KKP, untuk meningkatkan efektivitas pengelolan KKP. Pembentukan jejaring KKP juga dibentuk dalam ranga mencapai tujuan konservasi yang tidak dapat dipenuhi melalui pengelolaan KKP secara individual.

 

Selanjutnya Dr. Ahsanal Kasasiah menjelaskan bahwa sesuai dengan Permen KP No.13 Tahun 2014 Tentang Jejaring Kawasan Konservasi Perairan, upaya pembentukan jejaring harus berdasarkan keterkaitan aspek Biofisik, Sosekbud, Ekonomi dan Tata kelola, dari ke 4 aspek tersebut hal yang paling diutamkan adalah keterkaitan aspek biofisik.

meeting lesser sunda2

 

Dalam penjelasan Pariama Hutasoit, WWF terdapat 24 KKP di wilayah bentang laut lasser sunda yang status pengelolaanya masih beragam, namun dibutuhkan verifikasi analisa lebih lanjut untuk dijadikan bahan dasar legitimasi yang kuat dalam Pembentukan jejaring KKP lasser sunda. Untuk mempercepat upaya pembentukan jejaring di wilayah lasser sunda perlu dimulai dengan menganalisa KKP yang sudah siap melakukan jejaring, dan keuntungan-keuntungannya dalam melakukan jejaring. Hal tersebut nantinya diaharapkan dapat mendorong KKP lainnya tergerak untuk bergabung ke dalam jejaring leseer sunda. Hasil analisa.

Hasil analisa dan rekomendasi penting dalam pertemuan ini akan ditindak lanjuti dan disampaikan dalam lokakarya lanjutan yang direncakanakan akan dilaksnakan di Bali pada bulan februari 2015. Perlu pemikiran yang kuat dan sama dari komponen semua pihak demi terbentuknya jejaring lasser sunda, sehingga keberadaan KKP di wilayah lasser sunda dapat secara optimal mendukung produktivitas pengelolaan dan sumberdaya alam laut secara berkelanjutan. Teguh.

Anda tidak memiliki akses untuk komentar artikel. Silakan login untuk memberi komentar ...

7379797
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2422
3856
9274
51139
80114
7379797

IP Anda: 34.236.145.124
Waktu Server: 2019-03-19 17:02:35

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com