Sustainable Ocean Initiative (SOI) High Level Meeting at CBD COP 12

cbd cop 12cPyongchang, Korea, 16 Oktober 2014, Pertemuan Tingkat Tinggi (High Level Meeting-HLM) Sustainable Ocean Initiative (SOI) yang pertama telah berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2014 di Pyongchang, Korea. Pertemuan HLM SOI ini diselenggarakan secara paralel dengan Pertemuan Tingkat Tinggi Konferensi Para Pihak ke-12 dibidang Konvensi Keanekaragaman Hayati (COP 12 CBD) yang berlangsung di Alpensia Resort, Pyongchang, Korea sejak tanggal 6-17 Oktober 2014.

HLM SOI dihadiri oleh para Menteri dan Pejabat Tinggi di bidang kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup dari negara-negara pihak CBD serta perwakilan dari lembaga internasional seperti UNEP, The World Bank, FAO, GEF, IUCN, dan GIZ; perwakilan dari initiative global di bidang konservasi dan pengelolaan laut dan perikanan seperti Global Islands Partnership (GLISPA), dan TNC. Pertemuan ini dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Korea, Mr. Ju-Young Lee dengan tiga pembicara kunci, yaitu Presiden Palau, Raja Monacco, dan Menteri Luar Negeri Kepulauan Marshall. Dalam pertemuan SOI ini, Delegasi Indonesia diwakili oleh Dr. Sudirman Saad, Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan.

 

Adapun tujuan pertemuan HLM SOI tersebut adalah untuk memperkuat komitmen pentingnya mengatasi kesenjangan kapasitas negara-negara Pihak CBD dalam upaya mempercepat pencapaian target keanekaragaman hayati Aichi (Aichi target) di bidang konservasi dan pengelolaan sumberdaya alam hayati pesisir dan laut, yang dirumuskan pada pertemuan COP 10 CBD di Nagoya, Jepang tahun 2010. Pada pertemuan ini disampaikan konsep Rencana Aksi SOI tahun 2015-2020 untuk mendapat masukan dari para negara Pihak CBD.

Beberapa hal penting yang dihasilkan sebagai berikut: (1) menekankan perlunya meneruskan kerjasama dan kemitraan antara negara-negara Pihak CBD dengan para pemangku kepentingan, khususnya dengan lembaga-lembaga internasional, lembaga-lembaga donor, masyarakat lokal, dan mitra kerja (NGO); (2) menekankan pentingnya penguatan kapasitas negara-negara Pihak dibidang konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati pesisir dan laut, termasuk pengelolaan yang terintegrasi antara laut dan darat, kesenjangan dalam tata kelolanya seperti lemahnya koordinasi lintas sektoral, dan keterbatasan informasi dan data dasar (base-line); (3) menekankan perlunya harmonisasi antara konservasi dan pemanfaatan yang berkelanjutan dengan menggunakan berbagai pendekatan pengelolaan yang sesuai; dan (4) perlunya mengidentifikasi dan mereplikasi praktek-praktek pengelolaan yang baik (best practices) yang ada, termasuk pertukaran informasi dari hasil pembelajaran praktek-praktek yang baik di negara lain.

cbd cop 12b

Dalam pertemuan ini, Dirjen KP3K mewakili Pemerintah Indonesia menyampaikan beberapa hal penting sebagai berikut: (1) bahwa sebagai negara kepulauan, Indonesia telah banyak melakukan aksi nyata terkait dengan implementasi Target Aichi untuk konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati pesisir dan laut, antara lain komitmen membangun 20 juta hektar Kawasan Konservasi Perairan Pesisir dan Laut sampai tahun 2020, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan untuk mewujudkan pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Pesisir dan Laut yang efektif; (2) komitmen Indonesia untuk tetap memainkan peran utama (leadership role) didalam Coral Trianggle Initiative on Coral Reef, Fisheries and Food Security (CTI-CFF); (3) bahwa Indonesia telah memiliki Undang-undang Kelautan yang antara lain mengatur penataan ruang laut termasuk di wilayah EEZ, dan perlindungan keanekaragaman hayati pesisir dan laut, termasuk konservasi di laut lepas; dan (4) mengajak negara-negara Pihak CBD dan lembaga-lembaga internasional, donor, masyarakat lokal, dan mitra kerja lainnya untuk bekerjasama memperkuat kapasitas pengelolaan keanekaragaman sumberdaya pesisir dan laut di Indonesia.

 

 

 

Anda tidak memiliki akses untuk komentar artikel. Silakan login untuk memberi komentar ...

8240077
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2005
4813
2005
112786
150103
8240077

IP Anda: 100.26.182.28
Waktu Server: 2019-09-22 10:54:10

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com