Workshop E-KKP3K untuk Pengelolaan Efektif Kawasan Konservasi di Indonesia

Press rilis1Pada minggu kedua bulan November 2013 Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan telah melaksanakan pertemuan workshop dalam rangka membahas hasil evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil tingkat nasional. Pertemuan dihadiri pengelola kawasan konservasi perairan nasional lingkup BKKPN Kupang dan LKKPN Pekanbaru termasuk para koordinator Satuan Kerja (Satker) Pengelola 10 (sepuluh) Kawasan yang terdiri dari Satker TWP Laut Banda, TWP Pulau Pieh, TWP Kepulauan Anambas, TWP Kapoposang, TWP Padaido, SAP Raja Ampat, SAP Aru Tenggara, SAP Waigeo Sebelah Barat TWP Gili Matra dan TNP Laut Sawu.

Sejatinya pertemuan ini bertujuan membahas hasil implementasi Pedoman E-KKP3K di lapangan terhadap kawasan-kawasan konservasi yang telah dinilai berdasarkan pedoman tersebut. Seperti kita ketahui Pedoman E-KKP3K merupakan pedoman evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia yang telah ditetapkan Direktur Jenderal KP3K Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2012. Tahun ini, pedoman tersebut telah menjadi acuan dalam pengelolaan efektif kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia. Pertemuan ini membahas status efektivitas pengelolaan KKPN dan KKPD hasil implementasi E-KKP3K.

Status efektivitas pengelolaan tersebut selanjutnya dapat dijadikan acuan untuk evaluasi kinerja pengelolaan. Seperti kita ketahui, pada tahun 2014 kita harus menuntaskan pengelolaan efektif kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil seluas 4,5 juta hektar. Pertemuan ini merupakan rangkaian/upaya yang tidak terpisahkan dalam rangka mencapai target tersebut.

Meskipun tergolong masih baru, tuntutan implementasi pedoman E-KKP3K merupakan sebuah keniscayaan sehingga harus segera dilaksanakan. Kita dituntut mengelola kawasan konservasi berdasarkan pedoman tersebut.Hal ini harus kita pahami bersama sebagai sebuah tantangan dan perlu mendapat dukungan semua pihak terutama pengelola kawasan konservasi di lapangan. Meskipun saat ini suplemen/panduan untuk pedoman E-KKP3K masih terus dikembangkan, namun akhir tahun ini juga KKJI akan melaksanakan apresiasi pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil (anugerah E-KKP3K) yang selanjutnya akan menjadi agenda dua-tahunan untuk memacu semangat pengelolaan efektif kawasan konservasi di Indonesia; Event ini ke depan akan disandingkan dengan kegiatan Adibhakti Mina Bahari, termasuk tahun ini.

Anda tidak memiliki akses untuk komentar artikel. Silakan login untuk memberi komentar ...

8627097
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2816
5865
38742
38742
153895
8627097

IP Anda: 3.231.229.89
Waktu Server: 2019-12-07 13:58:57

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com