Kerangka Kerja Perlindungan Sosial Dan Lingkungan COREMAP-CTI

Draft coremap1The Coral Reef Rehabilitation and Management Program – Coral Triangle Initiative (COREMAP - CTI), yang disponsori oleh Pemerintah Indonesia (yaitu Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir, Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (Dirjen KP3K-KKP) dan didanai oleh Bank Dunia (WB), merupakan program lanjutan dari proyek COREMAP-2. COREMAP-CTI secara umum bertujuan untuk memperkuat kapasitas lembaga dalam konservasi dan pengelolaan ekosistem terumbu karang dan sumber dayanya. Program ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir untuk mengelola terumbu karang dan ekosistem terkait secara berkelanjutan, dan melalui upaya-upaya tersebut, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat terkait.

Demi terwujudnya tujuan tersebut, program ini bekerja untuk membangun pemerintahan dan kapasitas hukum yang diperlukan dalam mendukung masyarakat melalui pelaksanaan empat komponen proyek, yaitu:

1. Penguatan Kelembagaanuntuk PengelolaanTerumbu Karang.

2. PengembanganPengelolaan Sumber DayaBerbasis Ekosistem

3. PenguatanEkonomiBerkelanjutanBerbasisKelautan, dan

4. Manajemen Proyek, Koordinasi danPembelajaran

Kerangka Kerja Perlindungan Sosial dan Lingkungan (KKPSL) ini disiapkan untuk memberikan prosedur yang diperlukan COREMAP-CTI dalam meminimalkan dampak sosial dan lingkungan yang mungkin terjadi akibat pelaksanaan proyek ini dan setiap sub-proyeknya. KKPSL ini juga mempertimbangkan Kerangka Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Sosial dari COREMAP-2. Beberapa rekomendasi disusun setelah meninjau pelaksanaan kerangka kerja tersebut. Semua proses penapisan untuk sub-proyek perlu dibuat dalam satu basisdata dan didokumentasikan dengan baik. Pelatihan dalam hal pelaksanaan kebijakan perlindungan selama pelaksanaan proyek diperlukan. Beberapa kebijakan perlindungan diterapkan, tetapi tampaknya manajemen proyek di semua tingkatan belum sepenuhnya memahami hal ini beserta penerapannya. Rekomendasi ini akan diperhitungkan selama pelaksanaan proses perlindungan untuk proyek COREMAP-CTI.

COREMAP-CTI memicu Kebijakan Operasional Bank Dunia tentang Kebijakan Perlindungan Sosial dan Lingkungan berupa:

OP4.01 Penilaian Lingkungan(Environmental Assessment),
OP4.04 Habitat Alam(Natural Habitats),
OP4.10 Masyarakat Adat(Indigenous People),
OP4.12 Pemindahan Kembali (Involuntary Resettlement) karena pembebasan lahandan terbatasnya akses terhadap sumber daya alam.
 

Oleh karena itu, proyek COREMAP-CTI seyogianya tidak mentoleransi kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup, menyebabkan terjadinya kehilangan dan kerusakan habitat alami, berdampak negatif pada keberadaan masyarakat adat/penduduk asli yang rentan, serta kegiatan-kegiatan yang menyebabkan terjadinya pemindahan penduduk (involuntary resettlement) akibat pengadaan tanah dan pembatasan akses terhadap sumberdaya. Jika ada dampak, maka dampak itu harus bisa diidentifikasi, dikelola secara baik dengan upaya-upaya mitigasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Draft_Final_ESSF_COREMAP-CTI_Bahasa_Version

Final_Draft_ESSF_COREMAP-CTI_English_Version

 

Anda tidak memiliki akses untuk komentar artikel. Silakan login untuk memberi komentar ...

5638591
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
370
11220
20577
102678
157961
5638591

IP Anda: 54.198.221.13
Waktu Server: 2017-11-22 02:00:15

 

Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan

Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com