Workshop Prioritas Penetapan Status Perlindungan Jenis Ikan Terancam Punah

Seiring dengan Meningkatnya kebutuhan manusia dan tekanan terhadap lingkungan khususnya sumberdaya hayati laut, mengakibatkan terjadinya penurunan populasi beberapa biota perairan. Hal ini menyebabkan beberapa biota perairan seperti ikan Terubuk, Hiu, Napoleon, Capungan Banggai, Dugong, Penyu, dan Labi-Labi menjadi langka dan terancam punah. Menurut Fishbase, 140 jenis ikan di Indonesia terancam punah dan 120 jenis termasuk jenis ikan endemic. Untuk mengatasi penurunan populasi yang terus menerus dan mengantisipasi atau jangan sampai terlambat dalam penyelamatan jenis ikan ini dimasa yang akan datang, maka perlu dilakukan upaya perlindungan terhadap jenis ikan yang terancam punah.

Dalam rangka menjawab permasalah tersebut di atas maka diperlukan kolaborasi dan kerjasama antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai Scientific Authority dan dukungan dari lembaga-lembaga penelitian dalam memberikan rekomendasi dan masukan terhadap jenis-jenis yang perlu diprioritaskan ditetapkan status perlindungannya. Oleh karena itu Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Ditjen KP3K - Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama Pusat Penelitian Biologi – LIPI pada bulan juli ini mengadakan kegiatan Workshop Prioritas Penetapan Status Perlindungan Jenis Ikan Terancam Punah di Gedung Widyasatwaloka LIPI Cibinong, Bogor.

 “Kegiatan Workshop Prioritas Penetapan Status Perlindungan Jenis Ikan Terancam Punah bertujuan untuk menginventarisasi jenis ikan terancam punah dan rawan terancam punah, menentukan prioritas jenis ikan terancam punah yang perlu ditetapkan status perlindungannya dan merumuskan rekomendasi tipe perlindungan spesies prioritas jenis ikan terancam punah masing-masing kelompok taksa”, Ujar Ir. Agus Dermawan, M. Si, Plt. Direktur Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan dalam sambutannya.

Pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat KKH, Direktorat SDI, Direktorat PPNK, Ahli/Peneliti dari P2B LIPI, P2O LIPI, P2L LIPI, Balitbang KP, Perguruan Tinggi dan LSM menghasilkan list spesies prioritas terancam punah taksa ikan, herpetofauna, coelentrata, mollusca, echinodermata, dan crustacean. Jenis – Jenis seperti Chelodina mccordi (Kura-kura Berleher Ular Pulau Roti), Batagur (Callagur) bornoensis (Kura2 Semangka), Leucocephalon yuwonoi (Kura2 Daun/hutan Sulawesi), Chelodina gunaleni (Kura2 leher panjang gunaleni di Papua), Chelodina reimanni (Kura2 leher panjang di Pulau Kimam – Papua), Pelochelys cantorii (Labi-labi Cantori, Portunus pelagicus (rajungan), Neolissochilus thienemanni (Ikan Batak), Alopias sp (hiu tikus), dan Rhincodon typus (hiu paus) termasuk kedalam jenis yang diprioritaskan untuk ditetapkan status perlindungannya, baik perlindungan secara penuh ataupun perlindungan/pemanfatan secara terbatas (ukuran, waktu, dan tempat).

Penentuan prioritas penetapan status perlindungan jenis ikan ini berdasarkan 23 kriteria penetapan jenis yang dilindungi yang diantaranya meliputi : (1) Memiliki populasi rendah atau cenderung turun, (2) Memiliki sebaran sempit, (3) Memiliki ekosistem spesifik, (4) Berpasangan tetap, (5) Fekunditas rendah, (6) Sex ratio terbatas, dan (7) Mencapai tingkat dewasa lama.

Kemudian data dukung ilmiah terhadap spesies yang masuk kedalam daftar prioritas penetapan status perlindungan akan dilengkapi kembali oleh ahli/peneliti di bidangnya yang kemudian akan dikompilasi kedalam sebuah living document sebagai bahan pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan membuat kebijakan perlindungan dan pelestarian jenis ikan yang terancam punah tersebut (PBS)

 

 

Anda tidak memiliki akses untuk komentar artikel. Silakan login untuk memberi komentar ...

8626875
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2594
5865
38520
38520
153895
8626875

IP Anda: 3.231.229.89
Waktu Server: 2019-12-07 13:29:10

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com