Deklarasikan Pencadangan Kawasan Kei Kecil Bagian Barat Sebagai Kawasan Konservasi

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Tenggara merupakan wilayah perairan yang kaya akan sumberdaya pesisir dan laut, serta terkenal sebagai salah tempat makan (feeding ground) Penyu Belimbing atau dalam bahasa lokal disebut TABOB.  Penyu Belimbing (leather back turtle) adalah species yang terancam punah dengan status dilindungi yang terkenal memiliki kemampuan migrasi yang sangat jauh, melampaui batas-batas Negara, bahkan diketahui mencapai pantai barat Amerika Serikat. 

Raja-raja lokal yang dikenal dengan nama Ratschaap memegang peranan penting dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut Maluku Tenggara dimana TABOB merupakan salah satu species penting didalamnya. Model Ratschaap ini masih tetap eksis sampai saat ini, terlibat dan mendukung upaya-upaya pelestarian sumberdaya pesisir, laut, dan TABOB tersebut.

Melihat pentingnya kawasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara didukung oleh para Ratschaap berkomitmen untuk melestarikan kawasan Kei Kecil Bagian Barat ini sebagai Kawasan Konservasi Perairan, yang juga merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Daerah yang didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikan serta USAID terhadap komitmen Pemerintah dalam meningkatkan luasan Kawasan Konservasi Perairan menuju 20 juta Ha pada tahun 2020.

Pada acara pendeklarasian tersebut hadir Bupati Maluku Tenggara Bapak Anderias Rentanubun yang baru-baru ini telah menerbitkan Surat Keputusan tentang pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Maluku Tenggara, Alexander Wellerubun sebagai Ketua DPRD Maluku Tenggara, serta 3 Ratschaap yang berada dalam wilayah Kawasan Konservasi Perairan tersebut untuk memberikan dukungannya, antara lain : Alexander Josep Ngamelatau yang merupakan Raja Ratschaap Nufit, Patrisius Renwarin yang merupakan dari Raja Ratschaap YabFaan, serta Drs. Sodry Renhoran yang merupakan Raja Ratschaap Jarbadang

Pada kesempatan tersebut Bupati Maluku Tenggara, Bapak Anderias Rentanubun membacakan Deklarasi Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Maluku Tenggara dan selanjutnya menanda tanganan naskah deklarasi tersebut, bersama ketua DPRD dan para Ratschaap yang disaksikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Bapak Sharif C. Sutardjo, Duta Besar Amerika untuk Indonesia Scot Marciel dan Mr. Donald Steinberg yang merupakan Deputy Administrator USAID serta para undangan yang hadir pada saat acara peluncuran Marine Protected Areas Governance (MPAG) pada hari kamis tanggal 5 Juli 2012 yang dilaksanakan di gedung Minabahari I kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Anda tidak memiliki akses untuk komentar artikel. Silakan login untuk memberi komentar ...

8627001
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2720
5865
38646
38646
153895
8627001

IP Anda: 3.231.229.89
Waktu Server: 2019-12-07 13:41:16

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com