Data Kawasan Konservasi

Data Kawasan Konservasi

  • Nusa Tenggara Barat
  • TL P Moyo
  • Menteri Kehutanan No. 98/Kpts-II/2001; Tgl. 15-3-2001
  • Taman Wisata Alam Laut
  • 6,000.00
  • V
  • 0
  • 0
  • ÿØÿà?JFIF??????ÿþ?>CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality
ÿÛ?C?		

 $.'
  • Pulau Moyo merupakan salah satu destinasi wisata yang secara Administratif berada di Desa Labuan Aji dan Desa Sebotok Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
    Pulau Moyo terletak di sebelah utara Pulau Sumbawa. Secara astronomis, Pulau Moyo berada pada 117º27'43" - 117º35'42" Bujur Timur dan 8º9'36" - 8º23'19" Lintang Selatan.
    Pulau Moyo ditunjuk sebagai kawasan Konservasi Taman Buru dan Taman Wisata Alam Laut melalui SK Menteri Kehutanan No.308/Kpts-II/1986 tanggal 29 September 1986 dengan luas 22.250 Ha Taman Buru dan 6000 Ha Taman Wisata Alam Laut. pengelolaan Kawasan Konservasi ini dilakukan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia c.q Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat.
    Iklim di Pulau Moyo umumnya beriklim tropis, Curah hujan antara 1250 mm/th di daerah rendah dan 1500-2000 mm/th di daerah dataran tinggi. Jenis tanah Regosol kelabu dan Litosol bahan induk abu vulkanis intermediate. Keadaan perairan di Taman Wisata Alam Laut Pulau Moyo mempunyai dasar perairan yang landai. Wilayah dasar perairan yang dangkal umumnya ditumbuhi berbagai jenis koloni karang dengan pola penyebaran yang bervariasi antara mengelompok dan patchy coral serta merupakan habitat berbagai biota karang. Selain itu dibagian antara koloni karang yang kosong merupakan substrat berpasir sedikit berbatu. Kondisi airnya secara umum jernih dan khususnya dibagian yang dangkal penetrasi sinar matahari dapat mencapai dasar perairan, hal tersebut memungkinkan pertumbuhan berbagai biota dasar perairan menjadi subur. Adapun pola arus nampaknya cenderung dipengaruhi oleh keadaan laut sekitarnya seperti cuaca, tinggi gelombang dan pasang surut. Selain itu di bagian selatan Pulau moyo arus laut umumnya relatif deras mengingat daerah tersebut merupakan selat antara Pulau Moyo dan daratan Pulau Sumbawa.
    Mengingat letak Pulau Moyo yang strategis karena terletak diantara obyek wisata lain seperti Gili Matra (Lombok), TWA Pulau Satonda (Bima-Dompu) dan Taman Nasional Komodo. Pulau Moyo merupakan daerah wisata yang cukup potensial untuk dikembangkan baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

6466325
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1853
3626
17367
66617
105861
6466325

IP Anda: 54.196.38.114
Waktu Server: 2018-07-19 12:57:07

 

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan

________________________________________________________________

 

Gedung Mina Bahari III, Lantai 10

Jl. Medan Merdeka Timur, Nomor 16

Jakarta 10110, Kotak Pos 4130

Telepon : (021) 3522045, Ext. 6104,

Faksimile : (021) 3522045

Email : info.kkji@gmail.com